“Sekelumit Perjalanan Hidup Manusia”

Firman.Museum-Iptek

Dibacakan Firman pada Acara Silaturahmi Iedul Fitri 1430H di Pagerageung, Tasikmalaya

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Marilah kita renungkan :

“Sekelumit Perjalanan Hidup Manusia”

Pertama, Masa Dalam Kandungan Ibu:

  • Betapa berat tanggung jawab dan penderitaan Ibu serta bapak menjaga siang dan malam
  • Selama 9 bulan di kandung. Kadang-kadang  naik turun tangga di rumah dan di kantor atau di ladang…..Kemanapun pergi mencari nafkah untuk kesejahteraan anak.

Kedua, Masa Kelahiran Bayi:

  • Begitu lahir ke dunia disambut bapak dengan kumandang azan yang mengharukan. Tanda bersyukur kepada Allah atas kebesarannya:

Allahu Akbar, Allahu Akbar (2 kali) ; Asyhadu alla ilaha illallah (2 kali) ;

Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah (2 kali) ; Hayya ‘alash sholah (2 kali) ; Hayya ‘alal falah (2 kali) ; Allahu Akbar, Allahu Akbar (1 kali) ; Lailaha ilallah (1 kali)

  • Diteruskan dengan doa agar menjadi anak yang bermanfaat dunia akhirat.

Ketiga, Masa Kanak Sedang Menyusui:

  • Dengan kesabaran yang tinggi, menjaga dan memelihara keselamatan dan kesehatan bayi siang dan malam.
  • Kadang-kadang terbangunkan tengah malam sedang tidur lelap di udara kedinginan.
  • Ibu dan bapak mengganti popok yang basah dengan cermat agar selalu terjaga kesehatannya.
  • Saya tidak ingat waktu itu karena masih bayi. Tapi melihat ibu dan bapak sibuk sekali dengan wajah berseri-seri dan untaian kasih sayang….Maaf…Maaf…..
  • Ibu menyusui dengan mengusap rambut sambil berdoa…..

Keempat, Masa Pendidikan dan Pembinaan:

  • Ibu dan bapak mempunyai cita-cita agar anak-anak kelak bahagia dunia-akhirat.
  • Dimasukkan ke sekolah…..Dibina agamanya…..Dibina pengetahuan umumnya……Dibina akhlaknya…..Dibina kemandiriannya…..
  • Kesemua itu bertujuan supaya mempunyai bekal untuk untuk:
    • Berbakti kepada Allah, Pencipta Semesta Alam…..
    • Mengeratkan silaturahmi antar manusia dlam kehidupan selama hidupnya.

Kelima, Masa Berkeluarga dan Kemandirian Berusaha:

  • Semua orang tua dengan penuh doa melepas putra-putrinya untuk hidup mandiri.
  • Meningkatkan pelaksanaan ibadah kepada Allah SWT.
  • Meningkatkan hubungan silaturahmi dalam usaha dan kekeluargaan.

Keenam, Masa Kembali Atas Panggilan Allah SWT.

  • Semua manusia akan menghadapi kematian.
  • Setelah kematian, dituntut pertanggung-jawaban selama hidup di dunia:

“Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un”

Artinya:

“ Sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali padanya.”

Sebagai penutup, mari kita lantunkan doa:

“ROBBIGHFIRLII WALIWAALIDAYYA WARHAMHUMAA KAMAA ROBBAYAANII SHOGHIIROO”

Artinya:

“ Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa ayah ibuku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu aku masih kecil ”

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

0 comments for ““Sekelumit Perjalanan Hidup Manusia”

  1. dan
    28 October 2009 at 16:13

    -tentu tidak semua orang melalui masa ke dua sampai ke lima.. terkadang masa ke enam lebih maju waktunya.. betul kan?

    • 28 October 2009 at 18:15

      Betul kang…Hidup manusia hanya milik Allah semata….

  2. 30 October 2009 at 03:04

    oke euy, eh sorry numpang thread comment posting ini untuk berkenalan dulu, saya Agus Suhanto… 🙂

  3. 25 November 2009 at 11:33

    Orang Tasik ternyata 🙂

    Salam kenal yach 🙂

    kalau baca sejarah kita trnyata panjang juga yach 🙂

    • 25 November 2009 at 20:58

      Sumuhun Kang…..Slam kenal deui……

  4. 2 December 2009 at 14:26

    Lom Update lagi kang ? 🙂

  5. 3 December 2009 at 12:03

    Teu acan yeuh…nuju “black out” numawi 🙂

Leave a Reply