Mengenang meninggalnya Presiden Soekarno pada tanggal 21 Juni 1970

"If I want to become a great nation, wants to be a nation that has the will to work, it is also necessary to have" imagination! " (Speech Ir. Soekarno, Kota Semarang July 29, 1956)

“If I want to become a great nation, wants to be a nation that has the will to work, it is also necessary to have” imagination! ” (Speech Ir. Soekarno, Kota Semarang July 29, 1956)

Mengenang meninggalnya Presiden Soekarno pada tanggal 21 Juni 1970:

Seorang Presiden tetap seorang Pemimpin yang akan dikenang bangsa dan negaranya, Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI).

Hanya Soekarno The First Presiden Of Indonesia bisa bersahabat dalam waktu yang sama dengan Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy / JFK dan Presiden Rusia Nikita Khrushchev, dua pemimpin super power saat itu yang saling bermusuhan.

Hanya pemimpin yang dihargai dan dihormati bisa melakukannya, walau dengan risiko yang sangat besar.

“ALLAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WA ‘AAFIHI WA’FU ‘ANHU WA AKRIM NUZULAHU WA WASSI’ MUDKHALAHU WAGHSILHU BILMAA`I WATS TSALJI WAL BARADI WA NAQQIHI MINAL KHATHAAYAA KAMAA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANASI WA ABDILHU DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHI WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLIHI WA ZAUJAN KHAIRAN MIN ZAUJIHI WA ADKHILHUL JANNATA WA A’IDZHU MIN ‘ADZAABIL QABRI AU MIN ‘ADZAABIN NAAR
(Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia dan maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnyak, bersihkanlah ia dengan air, salju dan air yang sejuk. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran, dan gantilah rumahnya -di dunia- dengan rumah yang lebih baik -di akhirat- serta gantilah keluarganya -di dunia- dengan keluarga yang lebih baik, dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam surga-Mu dan lindungilah ia dari siksa kubur atau siksa api neraka).”

Leave a Reply