Moment of Truth Bulan Ramadhan itu ada dimana-mana

Moment of Truth Bulan Ramadhan itu ada dimana-mana…. Ia bagai faktor x yang siap menjemput, dijemput atau lewati Niskala…..

Setelah shalat dhuhur di Masjid Istiqamah Bandung bersama Firman, ditangga mesjid kulihat seorang bapak sepuh yang memakai penyangga besi segi tiga turun tertatih.

Agak di luar kebiasaan (baca: luar biasa), beliau memikul “Tolombong” (wadah berbentuk bundar cekung dengan alas agak persegi dan bahannya terbuat dari bambu yang dianyam rapat) berisi barang jualannya. Bapak yang berumur kira-kira 70 tahun itu kesulitan jalan, apalagi memikul barang dagangannya.

Kupapah dan kubantu dia menuruni tangga, sambil membisikkan ke telinganya bahwa setelah ke luar lingkungan masjid akan membeli beberapa bungkus keripik singkong yang ia bawa dari Lewo-Malangbong GARUT. Kuulangi perkataanku, karena beliau ternyata kurang pendengarannya.

Tranksaksi pun dilakukan, dengan tidak lupa memberikan sekedar uang tambahan. Ia mengucapkan terima kasih dengan sorot polos, gembira dan penuh harap diantara kerut wajahnya.

Kemudian bapak yang tua lemah dan tua ini mencoba mengangkat kembali “tolombong” tersebut. Kelihatan ia mengalami kesulitan, kemudian saya tolong untuk mengangkatnya sekali agar dia bisa bangkit berjalan.

Diantara ratusan jemaah, kulihat lagi seorang “Profesor Kehidupan” yang Inshaa Allah menjadi ahli surga. Dengan “kelemahannya” dan kekuatannya, dia telah memberi contoh arti seorang Hamba Allah yang taat dan sabar.

2 comments for “Moment of Truth Bulan Ramadhan itu ada dimana-mana

  1. 29 June 2016 at 22:55

    Setiap Ramadhan selalu melahirkan cerita yang takbiasa.

    Semakin mengerti arti kehidupan … dan mendekat kepada sang Pencipta.

    • admin
      10 July 2016 at 12:32

      Muhun. Mugia janten ibrah kanggo urang sadaya 🙂

Leave a Reply