Mimiti diajar mobil di Pagerageung

Kawitan diajar mobil ngangge jip Wilis kagungan pun aki almarhum di Pagerageung. Harita nembe lulus SD pas pakansi lebaran ningal mobil nganggur.

Sakedapan fokus kana mekanisme gas, rem, perseneling jeung kupling. Derengdeng we mobil teh disupiran bari ngajak suan. Teu sakara-kara, saatos 20 menit, langsung lancar nyupir padahal naik turun gunung sabudereun Pagerageung.

Harita Mun katerangan ku almarhum aki haji sareng sepuh pasti diseuseul. Alhamdulillah diajar mobil teh sukses padahal mobil Wilis terkenal rem na tara pakem.

Jip Willys

Jip Willys

Sok waas mun emut Pagerageung teh, sapertos digambarkeun puisi “Damar Pagerageung” Kénging Abah Sarjang dihandap ieu:

Urang leumpang mapay sisian balong nu ngagenclang. Kalangkang béntang, lampu baranang, ngalangit na raray cai. Leumpang urang sawirahma, ngahaja diitung saban léngkahna. Cumarita hal biasa, lain sual galura atawa rongkahna tresna. Keun, sina kemba, teu kudu dibuka, milik sédong jatung pangjerona.
Peuting ieu peuting urang, teu kudu nanya, saha, ti mana atawa kumaha engkéna. Leuwih hadé raketkeun raga. Cuang ngapung nyanding béntang, ngojayan sagara peuting jeung héabna, tiris angin jeung késangna, rénghap jeung ranjugna. Duaan papada negarkeun rasa, sina ngencar sakahayangna. Mireng kendang jeung haleuang, mirig melang jeung katineung. Lawung dirurub halimun, gumarupay, réma-réma. Silih udag mapay keteg, nu teu reureuh hantem ngetug. Kalan-kalan pucuk panon silih témpas, ngébréhkeun isarah teuteup.
Aya buah palem ninggang taktak. Implengan buyar. Ajeun luhur panggung, nyambuang binarung imut. Sedeng kuring nangkeup tuur handapeun damar. Kakalicesan.

Ayeuna mah sering na ngangge mobil matic kumargi praktis sareng teu cangkeul sapertos diagmbarkeun didieu: 😊😋

10 Cara Mengemudi Mobil Matic Dengan Benar dan Cepat Lancar

Bagaimana si cara mengemudi mobil matic atau mobil yang langsung transmisi secara otomatis, cara yang benar dan aman untuk para pengemudi agar transmisi matinya tidak mudah rusak. Sekarang tidak perlu khawatir karena kita bisa mengikuti langkah – langkah sebagai berikut yang akan dipaparkan beserta penjelasan nya. Tetapi sebelum kita menjelaskan cara – cara mengendarai mobil dengan baik dan benar kita sebelum harus mengetahui poin – poin penting yang terkait dalam pengoperasian mobil matic.

Terciptanya sistem transmisi matic yang ada di Indonesia diawali dari kendaraan sepeda motor yang memudahkan para pengendara dengan tidak menambah atau mengurangi gigi kendaraan. Sehingga kita bisa mengatur sendiri pelan atau cepatnya kita akan berkendara. Sehingga dengan adanya kemajuan teknologi dari kalangan vendor mobil juga ikut menciptakan mesin mobil matic atau transmisi matic.
Untuk mesin mobil matic atau transmisi memiliki otomatis jenis CTV dan biasanya dilengkapi dnegan adanya tombol overdrive (OD). Dan dengan adanya Step AT/AT, maka mobil yang memiliki mesin matic memiliki fasilitas tombol OD yang berada di tuas yang untuk memindahkan gigi atau untuk fungsi lainnya, apabila ingin non aktifkan OD bisa dengan menggeser tuas tersebut ke posisi ke 3.
Hanya ada beberapa mesin mobil matic yang memiliki sistem pengoperasian ekonomis.
Dari semua jenis mobil yang telah di pasarkan dari kelas menengah kebawah, menengah keatas, dan mewah pun sudah disediakan mobil dengan mesin matic.
Harus hati hati dalam pengoperasian tuas pada mobil matic karena perpindahan ruas tidak berlangsung secara bebas, dari tuas itu sendiri memiliki berbagai fungsi tertentu yaitu untuk perpindahan gigi, sehingga dalam mengendarai segala macam mobil kita harus lebih hati – hati.
Hal – hal kecil yang harus kita ketahui guna untuk keselamatan kita sendiri. Setelah kita mengetahui poin – poin yang terpenting dalam mengendarai mobil matic maka kita kembali lagi untuk mengulas 7 langkah – langkah atau cara mengemudi mobil matic.

1. Langkah Pertama

Apabila kita ingin menghidupkan atau mengendarai mobil maka sebelumnya harus memastikan bahwa tuas mobil sedang dalam posisi P (Parkir) atau dengan simbol lain yaitu N (Netral). Desain transmisi matic telah diciptakan oleh produsen mesin mobil sehingga mesin mobil bisa hidup jika posisi tuas berada di P (Parkir) atau N (Normal).

2. Langkah Kedua

Apabila mesin mobil baru saja dihidupkan maka tunggu beberapa menit sampai suhu mesin dan transmisi bisa tercapai secara otomatis. Dari beberapa macam bentuk transmisi otomatis, maka percepatan dalam pemindahan yang secara otomatis belum terjadi secara sempurna karena suhu kerja belum normal.

3. Langkah Ketiga

Apabila kita akan menekan pedal rem maka jika akan menggeser tuas atau akan menjalankan mobil pastikan dulu bahwa rem sudah ditekan. Dan jika kita akan menggeser tuas dari P ke R dan N ke D atau sebaliknya, ada nya rem dalam penggeseran tuas salah satunya untuk menghindari kerusakan mesin.

4. Langkah Keempat

Jika ingin memulai dalam perjalanan dengan kondisi normal, maka perhatikan tuas sudah dalam posisi D (Drive) yang berguna untuk berjalan maju sedang kan tuas dalam posisi R (mundur). Dalam mengendarai mobil tidak hanya melewati jalan yang lurus saja tetapi juga akan melaju di jalan yang mengalami tanjakan, turunan, bahkan licin maka jika menemui jalan tanjakan membutuhkan bantuan pengereman mesin (engine break), perlu adanya pergeseran tuas ke posisi 2. Apabila perjalanan yang dialami menanjak atau menurun yang sangat ekstrim maka tuas harus digeser ke posisi 1 atau L.JI

5. Langkah kelima

Dalam pemilihan mode untuk pengoperasian ekonomis jika tersedia. Dilihat juga dari kegunaan ekonomis yang umumnya hanya digunakan untuk kondisi saat berada di perjalanan kota yang sudah sangat terkenal dengan macet, setiap pengemudi pasti ingin menghemat penggunaan BBM atau ingin mengendarai kendaraan secara santai. Bisa juga memilih metode ekonomis, perpindahan dalam metode percepatan akan otomatis berlangsung di awal.

Dalam mode power kemungkinan terjadinya perpindahan kecepatan yang otomatis lebih lambat sehingga mobil bisa berakselarasi. Ada banyak jenis dalam transmisi otomatis, dalam pemilihan miode pengoperasian, akan sama seperti pemilihan mode pengoperasian S (Sport)

6. Langkah keenam

Didalam mobil matic ada yang namanya Tombol OD atau menggeser tuas ke posisi 3 fungsinya untuk membantu kita dalam berakselerasi dalam menggunakan gigi 3. Apabila kita ingin melaju lebih cepat dan ingin mendahului mobil yang berada didepan kita maka harus menggunakan kecepatan diatas standar yaitu sekitar 60-80 km/jam. dalam kecepatan 60-80 km/jam juga bisa kita gunakan saat berada di area yang memiliki tanjangan panjang dan harus dengan menggunakan gigi 3. Jika tombol OD/OFF menyala itu tandanya perpindahan dalam percepatan dibatasi hanya pada gigi 3.

7. Langkah ketujuh

Untuk menggunakan mode pengoperasian manual maka pilihlah metode Pengoperasian M (Manual), jika ingin mengendarai kendaraan mobil matic seperti mobil manual. Dengan adanya fasilitas manual matic maka kemungkinan untuk menambah dan mengurangi tingkat percepatan bisa sesuai dengan apa yang pengemudi inginkan. Hanya dengan cara menggeser tuas ke posisi M (Manual) atau juga bisa saat mobil dalam keadaan berhenti atau dalam keadaan berjalan dengan kecepatan yang tidak menentu, kemudian menggeser tuas (+) untuk menambah gigi dan tuas (-) untuk mengurangi gigi.

Ada berbagai macam mobil yang telah dilengkapi pedel shift yang berada di belakang pengemudi, tetapi hanya mobil tertentu saja yang memiliki fasilitas tersebut. Kemudian setelah tuas digeser ke M maka pelan – pelan menarik pedel ke posisi + (kanan) guna untuk menambah gigi atau sebalik nya mengurangi gigi pada tombol – (kiri).

Mobil matic yang tidak menyediakan fasilitas manual – matic maka bisa saja jika akan memindah atau mempercepat gigi secara manual. Contohnya jika ingin mulai berjalan dari gigi 1 dan untuk menambah percepatan cukup menggeser ke tuas 2 dan selanjutnya. Sebelum menggeser tuas D maka tekan terlebih dahulu tombol OD agar tombol OD/OFF.

Dan juga sebaliknya , hal ini dilakukan agar dalam perpindahan gigi tidak terjadi secara otomatis. Dalam mobil matic PRN D-3 2 1 / L, jika ingin memindahkan gigi 2 menjadi gigi 3 bisa juga dengan menggeser tuas dari 2 ke 3 dan jika ingin menambah gigi menjadi gigi 4 maka hanya menggeser tuas dari 3 ke D.

Harus lebih hati hati dalam mengendarai kendaraan terlebih jika kita ingin mengurangi gigi maka konsentrasi dengan gas mobil yang sedang digunakan. Karena gas sangat mempengaruhi dalam pengurangan gigi. Itu secara garis besar yang harus diperhatikan dalam mengendarai mobil matic. Selain itu ada berbagai macam cara yang lebih terperinci dalam mengendarai mobil matic.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.