Indonesia Diantara Kekuatan Super Power Amerika Serikat dan Republik Rakyat Cina

Pada Buku “Torn between America and China, Elite Perceptions and Indonesian Foreign Policy” karangan Daniel Novotny digambarkan bagaimana negara berkembang, demokratis, dan mayoritas Muslim seperti Indonesia Diantara Kekuatan Super Power Amerika Serikat dan Republik Rakyat Cina dapat mengelola hubungan luar negerinya. Hal ini harus dilakukan sambil menghadapi segudang kekhawatiran dan dilema keamanan dalam politik internasional pasca Perang Dingin yang semakin kompleks, tanpa mengorbankan kepentingan nasionalnya dan mengorbankan kemerdekaannya. Buku ini mendekati masalah dari sudut pandang elit kebijakan luar negeri Indonesia, buku ini mengeksplorasi persepsi para elit tentang negara-negara lain dan cara mereka membentuk proses pengambilan keputusan dan menentukan hasil kebijakan.

Strategi penelitian kualitatif dan kuantitatif yang digabungkan mengacu pada serangkaian wawancara mendalam yang unik dengan 45 anggota elit kebijakan luar negeri Indonesia yang mencakup presiden (sekarang dan/atau mantan), menteri kabinet, perwira militer berpangkat tinggi, dan senior diplomat. Di antara semua negara, hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat dan Cina adalah keprihatinan tertinggi para elit politik. Para pemimpin percaya bahwa, di masa depan, Indonesia akan semakin harus bermanuver antara dua kekuatan yang bersaing. Sementara Amerika Serikat pada masa lalu dipandang sebagai ancaman keamanan utama bagi Indonesia, dan sekarang Cina dianggap sebagai faktor utama dalam jangka panjang dengan kemampuan kekuatan yang perlu dibatasi dan diimbangi.

Buku ini sangat informatif meski bisa diperdebatkan. Memberikan debat pemikiran yang sangat menarik tentang urusan regional dan kebijakan Indonesia, termasuk proyeksi di masa depan.

Catatan: Dapat dibaca di https://books.google.co.id/books?id=T7_5AwAAQBAJ

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.