Category: Islam

Belajar Dari Professor Kehidupan Itu Sangat Mahal

The Moment of Truth itu ketika berhenti melihat tukang Tahu sumedang yang terkantuk-kantuk menjaga dagangannya….. Sekilas berpikir untuk melanjutkan kehidupan…. Namun hati, pikiran dan tindakan berkata lain…… Saya langsung mematikan motor dan mundur perlahan….. “Tahu Sumedang”, aku panggil dia setengah…

Keutamaan Ibadah Haji, Prioritas Yang Tertukar dan Kesetimbangan Kesempatan

Keutamaan Ibadah Haji Kita selalu bertanya-tanya, kenapa ibadah haji ditempatkan pada urutan terakhir dalam rukun Islam atau menjadi bagian dari kesempurnaan Islam. Apakah dikarenakan biayanya yang mahal, waktunya yang lama atau jaraknya yang jauh. Padahal itu semua bersifat fisik dan…

Seperti Kata Grup Musik Queen: “Too Much Love Will Kill You”

Hari-hari terakhir ini kita disuguhi kisah percintaan seperti yang digambarkan Grup Musik Queen: “Too Much Love Will Kill You”……. Mulai dari yang “lucu”, “konyol” bahkan mengerikan dan sepertinya tidak masuk akal 🙁 Terakhir, sepasang kekasih yang masih muda belia tega…

Jalan Berliku Menuju Kebaikan: Belajar Dari Kisah Nabi Musa AS

Jalan Berliku Menuju Kebaikan Pernahkah kita mendengar pernyataan yang menyatakan jalan menuju kebaikan itu berat dan berliku, sedang jalan menuju kejahatan dan kemaksiatan itu mudah? Jalan kehidupan menuju kecemerlangan hidup sulit terlihat dari jarak yang jauh. Jalan kehidupan ini hanya membuka…

Abdurrahman As-Sudais: Imam Besar Masjidil Haram dan Doa Seorang Ibu

Riwayat Imam Besar Masjidil Haram Abdurrahman As-Sudais Abdurrahman bin Abdul Aziz as-Sudais an-Najdi (bahasa Arab: عبد الرحمن السديس), dilahirkan di Riyadh, Arab Saudi tahun 1961 (umur 51/52 tahun). Dia adalah imam besar Masjidil Haram Kota Suci Mekkah, Arab Saudi. Hidup Sudais berasal…

Di Bawah Lindungan Ka’bah: Kisah Cinta Tak Sampai Hamid dan Zainab

Di Bawah Lindungan Ka’bah adalah novel sekaligus karya sastra klasik Indonesia yang ditulis oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah, atau lebih dikenal dengan Hamka. Novel ini diterbitkan pada tahun 1938 oleh Balai Pustaka, penerbit nasional Hindia-Belanda.
Novel ini menceritakan tentang kisah percintaan antara Hamid dan Zainab, yang sama-sama jatuh cinta tetapi terpisah mulai dari karena perbedaan latar belakang sosial hingga Zainab yang dihadapkan oleh permintaan ibunya agar menikah dengan laki-laki yang telah dipilihkan. Pada akhir cerita, Hamid memutuskan pergi ke Mekkah, kemudian terus beribadah hingga akhirnya meninggal di hadapan Ka’bah setelah mengetahui Zainab meninggal.
Novel ini disambut baik dari berbagai kalangan, bahkan hingga saat ini telah diadaptasikan menjadi film sebanyak dua kali, masing-masing dengan judul yang sama yaitu pada tahun 1981 dan 2011.

Plot Cerita:

Hamid merupakan Muslim kelahiran Minangkabau, Sumatera yang hanya dibesarkan oleh ibunya sejak berusia empat tahun, karena pada saat itu ayahnya telah meninggal. Ketika berusia enam tahun Hamid disekolahkan oleh Haji Ja’far bersama anak perempuannya yang bernama Zainab di sekolah yang sama. Setelah menamatkan pendidikan masing-masing di sekolah Hindia-Belanda, Hamid dan Zainab mulai jatuh cinta tetapi sama-sama tidak mengutarakannya hingga kemudian terpisah karena Hamid memutuskan pindah dari Padang ke Padang Panjang untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah agama. Namun sejak ayah Zainab meninggal, yang disusul dengan meninggalnya ibu Hamid, mereka telah jarang bertemu. Dalam suatu pertemuan, Hamid dihadapkan oleh permintaan ibu Zainab, Asiah untuk membujuk anaknya menikah dengan sepupunya. Permintaan ibu Zainab itu dijalankan oleh Hamid mengingat ibunya semasa hidup juga tidak mengizinkannya menikahi Zainab karena perbedaan kelas sosial. Hamid kemudian mengalami patah hati akibat keputusan yang diambilnya, lalu memutuskan pergi ke Mekkah.
Setelah setahun berada di Mekkah, Hamid yang mulai menderita penyakit bertemu dengan Saleh. Istri Saleh, Rosna adalah teman dekat Zainab sehingga Hamid dapat mendengar kabar tentang Zainab, termasuk kenyataan bahwa Zainab mencintai dirinya dan Zainab tidak jadi menikah dengan laki-laki pilihan ibunya. Setelah mengetahui hal tersebut, Hamid berniat untuk kembali ke Padang usai menunaikan ibadah haji. Pada saat bersamaan Saleh melalui istrinya mengirimkan surat untuk diberikan kepada Zainab yang isinya menggambarkan pertemuannya dengan Hamid. Namun Saleh mendapat balasan dari istrinya bahwa Zainab telah meninggal dunia; Saleh tidak memberikan kabar tersebut kepada Hamid sebelum akhirnya Hamid mendesaknya. Kenyataan itu disusul dengan meninggalnya Hamid di hadapan Ka’bah.

Gerakan Anti Korupsi dan Kesadaran Pendidikan Manusia Yang Memanusiakan

Korupsi Dan Pergulatan Kekuasaan   Tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Anti Korupsi Internasional yang diperingati Komisi Pemberantasan Korupsi bersama pegiat dan organisasi antikorupsi lainnya dengan menyelenggarakan rangkaian acara menarik di berbagai kota di Indonesia. Kita semua percaya, jujur adalah langkah awal…

Jaringan Islam Liberal: Suatu Kontradiksi Misi dan Aksi Presisi Yang Harus Di Somasi

  Epitomologi Jaringan Islam Liberal Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, Jaringan dimiliki oleh organisme yang telah memiliki pembagian tugas untuk setiap kelompok sel-selnya. Organisme bertalus, seperti alga (“ganggang”) dan fungi (“jamur”), tidak memiliki perbedaan jaringan, meskipun mereka dapat membentuk struktur-struktur khas mirip organ, seperti…