Category: Wirausaha

Pasar Suci Bandung Nu Heurin Ku Tangtung: Semoga Dapat Menjaga Kesuciannya

Sejak lama sampai tahun sembilan puluhan, pasar ini menjadi tujuan belanja bagi berbagai kalangan mulai dari “not have” sampai “the have”…. Bahkan saking bersihnya sekitar akhir delapan puluhan, seorang expat Perancis yang bekerja di IPTN (Indonesia Aerospace) dan menjadi pembimbing…

Catatan Kecil Acara #TECHNOEDUPRENEUR 27 Mei – 1 Juni 2013

#TECHNOEDUPRENEUR Expo & Seminar adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh Comlabs USDI ITB dan Pojok Pendidikan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional, kebangkitan nasional dan lahirnya Pancasila. Technoedupreneur adalah kegiatan…

President Fidel Ramos: “This is the challenge to our leadership today to work together for the common good and the national welfare”

Presiden Fidel Ramos received Token as inspiring Keynote Speaker at the 2012 International Conference on Business, Entrepreneurship and Management which I attended and held on January 25-26, 2012 in Manila, Philippines.

Fidel “Eddie” Valdez Ramos, GCMG (born March 18, 1928), popularly known as FVR, was the 12th President of the Philippines from 1992 to 1998. During his six years in office, Ramos was widely credited and admired by many for revitalizing and renewing international confidence in the Philippine economy.

Prior to his election as president, Ramos served in the Cabinet of President Corazon Aquino first as chief-of-staff of the Armed Forces of the Philippines (AFP), chief of Integrated National Police, and later on, as Secretary of National Defense from 1986 to 1991.

During the historic 1986 EDSA People Power Revolution, Ramos upon the invitation of then Defense Minister Juan Ponce Enrile, was hailed as a hero even though he was not part of the plan by many Filipinos for his decision to breakaway from the administration of the late strongman Ferdinand Marcos and pledge allegiance and loyalty to the newly established government of President Aquino.

Under Ramos, the Philippines experienced a period of political stability and rapid economic growth and expansion, as a result of his policies and programs designed to foster national reconciliation and unity. Ramos was able to secure major peace agreements with Muslim separatists, communist insurgents and military rebels, which renewed investor confidence in the Philippine economy. Ramos also aggressively pushed for the deregulation of the nation’s major industries and the privatization of bad government assets. As a result of his hands-on approach to the economy, the Philippines was dubbed by various internationally as Asia’s Next Economic Tiger.

However, the momentum in the economic gains made under his administration was briefly interrupted during the onset of the 1997 Asian Financial Crisis. Nevertheless, during the last year of the term, the economy managed to make a rebound since it was not severely hit by the crisis as compared to other Asian economies. He also oversaw the Philippine Centennial Independence celebrations in 1998.

Hubungan “Gangnam Style”, Lagu “Kebangsaan” Kuliah Kewirausahaan dan Sarbanes-Oxley

Tanggal 21 Desember 2012 adalah hari terakhir saya menyampaikan Kuliah Kewirausahaan di Akuntansi Widyatama semester ini. Kuliah diakhiri dengan kegiatan yang memberi “ingatan mengesankan” bagi mahasiswa dan presentasi tugas kelompok penjualan kewirausahaan. Maksudnya adalah mereka mengalami dan mengkhidmati “Individual/Personal Learning”,…

Aktifitas Yang Padat Minggu Ini: Bersatunya #HumanCapital #KnowledgeManagement #eLearning #Creativity #Innovation #Entrepreneurship dan #Networking

Minggu ini aktitas saya sangat padat. Itu termasuk kegiatan untuk UIN Jakarta,Bappenas, IMTelkom, UPN, salah satu Bank di SCBD dan Universitas Widyatama …… Belum termasuk “Remote Support” untuk Perusahaan Pertambangan di Sumbawa 🙂 Kegiatan awal minggu dimulai dengan pendampingan #eLearning untuk…

#Manajemen Pembebas: Kewajiban-Kewajiban Baru Manajemen SDM Di Era Bisnis Masa Kini

Dalam bukunya “HRM in Knowledge Economy”, Mark Lengnick-Hall dan Cynthia Lengnick-Hall mengatakan belakangan ini fungsi manajemen sumber daya manusia (SDM) di banyak organisasi bersifat dangkal. Mereka cenderung hanya berusaha melakukan pekerjaan rutin  secara lebih baik dan efisien daripada mengevaluasi peran…

Muhammad Yunus dan Keberhasilan Program Telepon Pedesaan (Village Phone) Grameen Telecom

  Dikutip dari Tesis Djadja Sardjana (IMTelkom, 2008), “Village Phone” dari Grameen Telecom merupakan proyek percobaan dari Grameen yang didirikan Muhammad Yunus yang pada  tahun 2000 melibatkan 950 Village Phones yang menyediakan akses telepon kepada lebih dari 65,000 orang. Wanita-wanita…

Profesor Muhammad Yunus: Merubah Paradigma NACO (Not Action Concept Only) Menjadi PDCA (Plan, Do, Check and Action)

Sering kali kita merasakan sebagai seorang Akademisi bahwa tugasnya hanya berkutat dengan bidang teoritis keilmuan. Jurnal yang terakreditasi, seminar atau konferensi di luar negeri dan menjadi seorang profesor di universitas terkenal telah “mencukupkan” peran kita sebagai seorang akademisi. Padahal peran…

Sekilas Perencanaan Kesinambungan Bisnis (Business Continuity Planning) Berbasis Sistem Informasi

 Manfaat utama dari pendekatan Business Continuity Plan adalah membantu mencapai keyakinan yang memadai ketersediaan proses bisnis dan fungsi “end-to-end” yang penting dengan biaya yang efektif dan efisien. Fokus utama adalah pada persyaratan pemulihan bisnis. Pemangku Kepentingan Bisnis bekerjasama untuk melaksanakan rencana darurat…