Tag: Puisi

“Sekelumit Perjalanan Hidup Manusia”

Dibacakan Firman pada Acara Silaturahmi Iedul Fitri 1430H di Pagerageung, Tasikmalaya Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Marilah kita renungkan : “Sekelumit Perjalanan Hidup Manusia” Pertama, Masa Dalam Kandungan Ibu: Betapa berat tanggung jawab dan penderitaan Ibu serta bapak menjaga siang dan malam…

Permohonan Maaf Mengiringi Hari Yang Fitri 1429H

Sahabat, hari ini saya singgah di rumah hatimu Kupaksakan langkah untuk sampai pada selasar kalbu Telah banyak perjalanan panjang berliku yang kita tempuh Dengan kerendahan hati, mohon bukalah sedikit pintu maaf bagiku Tanpa kusadar selaksa kesalahan itu mungkin jadi seribu…

Anakku……Apakah aku pantas menjadi ayahmu?

Anakku……Apakah aku pantas menjadi ayahmu? Mungkin itu pertanyaan yang terlambat diajukan…… Namun karena kasih sayangku yang melewati batasan Sungguh karunia keberadaanmu takkan tergantikan Aku mengerti mungkin ada tanya&kecewa pada dirimu Percayalah ada 50% gen yang tertanam pada tubuhmu Serta berjuta…

Diantara Musibah dan Bencana

Tidurku tidak nyenyak tadi malam….. Pikirkan resah dan gundah derita Ibu Pertiwi Berkeluh kesah Diantara Musibah dan Bencana Mengukur serta menimbang asa yang hilang diterjang masa Akankan aku menyerah pada semua ini??? Tanpa berikan perlawanan diri yang berarti Menyeruak kerdil…

Harapan itu seperti sayapmu

Harapan itu seperti sayapmu Dia tidak akan memberi arti….. bila engkau terlepas dari asamu Biarkanlah itu menjadi bingkai hidupmu dan foto jiwamu Dan bulatkan agar bersama angin…. menjelajahi gunung-gunung, ombak-ombak samudera dan gemintang di angkasa harapanmu “Never let go of hope.…

Teu Aya Bangsa Anu Maju Mun Poho Kana Jati Dirina

Urang Ulah Poho Kana WarugaYen Hirup Di Tatar SundaGeuning Masih Keneh Sok Era ParadaMun ngomong make basa kawula Alusna mah geura Pikiran ku sarereaMeujeuhna dilenyepan tur mikaboga rasaNgahormat kana warisan jeung budaya SundaTeu Aya Bangsa Anu Maju Mun Poho Kana…