Tag: Puisi

Permohonan Maaf Mengiringi Hari Yang Fitri 1429H

Sahabat, hari ini saya singgah di rumah hatimu Kupaksakan langkah untuk sampai pada selasar kalbu Telah banyak perjalanan panjang berliku yang kita tempuh Dengan kerendahan hati, mohon bukalah sedikit pintu maaf bagiku Tanpa kusadar selaksa kesalahan itu mungkin jadi seribu…

Anakku……Apakah aku pantas menjadi ayahmu?

Anakku……Apakah aku pantas menjadi ayahmu? Mungkin itu pertanyaan yang terlambat diajukan…… Namun karena kasih sayangku yang melewati batasan Sungguh karunia keberadaanmu takkan tergantikan Aku mengerti mungkin ada tanya&kecewa pada dirimu Percayalah ada 50% gen yang tertanam pada tubuhmu Serta berjuta…

Harapan itu seperti sayapmu

Harapan itu seperti sayapmu Dia tidak akan memberi arti….. bila engkau terlepas dari asamu Biarkanlah itu menjadi bingkai hidupmu dan foto jiwamu Dan bulatkan agar bersama angin…. menjelajahi gunung-gunung, ombak-ombak samudera dan gemintang di angkasa harapanmu “Never let go of hope.…

Teu Aya Bangsa Anu Maju Mun Poho Kana Jati Dirina

Urang Ulah Poho Kana WarugaYen Hirup Di Tatar SundaGeuning Masih Keneh Sok Era ParadaMun ngomong make basa kawula Alusna mah geura Pikiran ku sarereaMeujeuhna dilenyepan tur mikaboga rasaNgahormat kana warisan jeung budaya SundaTeu Aya Bangsa Anu Maju Mun Poho Kana…

Teruskan Perjuanganmu Hai Bangsaku: Kekaguman pada Jendral Besar Soedirman

Arah langkah menuju cerah Kemana jiwa memapah titah Ibu Pertiwi sampaikan hati Jeritan norma dan budi pekerti Aku sadar kemana kalbu mengharu Memberi akad menerpa biru Tak ada langkah yang sia-sia Sejuta asa dan airmata bahagia Teruskan Perjuanganmu hai bangsaku…